![]() |
Pesona lumernya nyaris sulit untuk dilewatkan bukan...?? |
Hmm…siapa yang tidak tergoda dengan pesona lumernya serta
taburan coklat ceres diatasnya. Dari anak kecil hingga dewasa dan tidak
mengenal gender untuk mencicipinya.
Sudah menjadi rutinitas setiap saya berkunjung ke Lapangan Saparua ini usai
saya selesai berolahraga saya langsung
menghampiri gerobak yang menjajakan kudapan empuk khas Bandung ini. Teksturnya yang
empuk dan rasa manis yang pas membuat saya tidak absen untuk mencicipinya. Selain
itu kita bisa memesan sesuai dengan selera kita yakni matang dan setengah
matang. Untuk yang setengah matang inilah yang akan menawarkan pesona tersendiri.
Nampak menggiurkan bagi si lidah ini tak sabar ingin mengecapnya.
Mungkin jika
kalian sudah dirumah kudapan ini akan sangat pas dipadu dengan segelas teh hangat
menikmati waktu santai dirumah sambil menonton televisi, membaca koran maupun
berbincang-bincang kecil dengan keluarga dirumah. Nah, untuk mendapatkan
pesanan yang kita mau kepada Bapak penjualnya kita harus sedikit antri bersabar
menunggu giliran. Karena terkadang hampir
semua pembeli menginginkan yang fresh
from the oven atau baru diangkat dari tempat pemanggangan.
Ini dia..yup kue Cubit namanya. Namun ada juga yang
menyebutnya Kue Sarang Laba-laba. Kue yang terbuat dari adonan tepung terigu
dan telur ini memang mengingatkan kita pada saat kita sekolah SD jaman dulu.
Dipikir-pikir kenapa ya namanya kue cubit. Entah apa asal mula kudapan ini
dinamakan Kue Cubit tidak ada yang tahu persis. Mungkin karena cara mengangkat kue
yang sudah matang dari panggangannya dengan cara ditusuk dengan alat yang
runcing panjang. Atau karena cara memakan kue ini dengan cara dicubit sedikit
demi sedikit.
Tidak sulit bagi Anda untuk menemukan kudapan ringan nan
empuk ini jika kebetulan sedang berada di Kota Bandung. Anda akan menemuinya di
sepanjang Jalan Riau dan Dago depan factory
outlet yang berderet disepanjang jalan tersebut. Atau jika Anda sedang
berada di Jalan Burangrang bisa anda temui di depan Bakso Malang Enggal. Ehm..well selamat mencicipi dan merasakan sensasi
kudapan empuk dan manis ini.

Komentar
Posting Komentar