Langsung ke konten utama

Postingan

Shrimp Spaghetti dengan saus telur asin

Hallo selamat santap siang semuanya. Lagi apa nih kira-kira weekend gini. Selamat menikmati santai istirahat ya. Kali ini saya akan share menu makan siang ala-ala cafe resto gitu. Berhubung jarak tempuh menuju ke kota seperti mall dan lainnnya agak jauh dan kondisi cuaca tidak mendukung. Ini tidak menghalangi niat untuk icip makan siang yang beda dari biasanya. Kenapa beda dari biasanya. Kalau dibilang istimewa gak juga sih ya. Gampang kok buatnya. Karena bosan Senin sampai Jumat menu makan siang dengan resep Indonesia. Kali ini kita buat menu ala-ala Italiano sana tapi teteup ya sist masih ada sentuhan Indonesianya yaitu telur asin. Hee..gak bisa move on ya.. Apa ya kira-kira nama menu gambar diatas? Karena saya yang menciptakannya saya akan veto saja namanya adalah " Shrimp Spaghetti dengan saus telur asin" Siapkan bahan-bahan sebagai berikut :  Mie Spaghetti Udang Bayam 5 butir telur asin Susu bubuk putih Siapkan bumbu :  4 siung bawang puti...

Arti Sahabat

Jujur saya sebagai teman atau sahabat bukan termasuk orang yang akan intens membuka percakapan panjang lebar di instant messages ataupun via telephone . Entah dikarenakan memang lagi gak ada pulsa, gak punya kuota internet, ataupun ya biaaaaasa banyak agenda yang menyita waktu. Haaa..sok syibukk.  Anyway , pernah punya teman, sahabat, yang pada beberapa kesempatan bukan bertanya apa kabar? Sehat ? dan lain sebagainya..tapi justru orang tersebut tanpa ada angin, hujan. Membuka percakapan lewat instant messages yang dikirimnya dengan sebuah kata "semangat", dan share moment-moment lainnya yang menurut ia saya harus mencobanya, saya harus melakukannya. Seolah ia tahu bahkan melebihi apa yang saya rasakan, apa yang saya inginkan, apa yang saya tidak bisa saya ungkapkan. Karena tidak semua bisa terwakilkan dengan sebuah aksara yang terucap lewat bibir ini, karena tidak semua bisa terwakilkan oleh ekspresi wajah, teriakan dan lainnya.  Disaat kita sedang ja...

Semarang punya cerita bagi kami.

Hei.. long time no see nich. Pertama-tama apakah kalian pernah merencanakan liburan atau trip yaa…kemanapun itu. Yang biasanya sih sudah jauh-jauh hari dirancang, bahkan mungkin berbulan-bulan, bertahun-tahun. Mungkin beberapa ada yang berjalan mulus sesuai rencana, namun pahit jika trip yang sudah kita rencanakan jauh-jauh hari harus batal atau cancel karena beberapa hal yang tidak memungkinkan. Nah, disini sekarang saya akan bercerita menuliskan pengalaman perjalanan tempo hari lalu. Ibarat kata pepatah “pucuk dicinta ulam pun tiba”. Cerita ini berawal dari saya sendiri yang berhasrat ingin naik kereta api. Entah terhipnotis apa saya kala itu, tiba-tiba muncul begitu saja. Bepergian sesaat, duduk santai, mendengarkan musik favorit di earphone , melanjutkan bacaan novel yang tertunda sambil sesekali menikmati pemandangan   gemerlap cahaya lampu dari balik jendela kaca saat perjalanan malam. Keinginan dan khayalan-khayalan suasana tersebut, langsung saya utarakan kepada...

Senja di Jatimalang

Aku tersenyum, seperti halnya orang-orang yang hilir mudik disekitar kami. Walau hari sudah sore, orang-orang sepertinya terlihat bahagia. Sore itu bersama dengan kuas ajaibNya. Tuhan membuat goresan warna kuning oranye diatapku sore itu kala itu, Pantai Jatimalang. Diawal ketika tiba. Tidak terlalu antusias dengan pemandangan yang tersaji. Hiruk pikuk lautan manusia, tua muda bersesak menjejali setiap celah yang masih kosong. Pastinya karena kala itu adalah hari libur Hari raya Lebaran. Belum lagi sampah yang bertebaran, sisa keserakahan manusia yang tidak memiliki rasa bahwa laut itu..bahwa tempat itu juga tempat tinggalnya. Bumi. Kita bukan hanya cuma bisa menikmatinya..tapi kita juga harus bisa menjaga keseimbangan dan kelestariannya. Sementara kebanyakan orang datang kepantai pastinya adalah ingin berkejaran dengan ombak dan bermain air. Tidak begitu denganku. Aku tidak tertarik sama sekali dengan yang dilakukan banyak orang. Aku lebih menikmati duduk di tepi, melihat hiru...

Layaknya Edelweis ..

Edelweis.. Bunga yang kita kenal juga dengan bunga abadi.  Bunga yang sulit untuk kita bisa lihat. Butuh perjuangan yang berat untuk bisa ke habitat dimana ia bersembunyi.  Semakin tinggi tempatnya..pesona yang kita dapat bak berada di taman surgawi. Ia putih, bersih dan cantik. Bunga yang kecil namun sangat indah jika bersatu. Seperti manusia yang tidak bisa hidup sendiri. Ia membutuhkan manusia lainnya. Untuk saling berhubungan, saling menginspirasi. Saling berbagi kasih sayang. Berbagi suka, cita, tawa bahkan duka. Mari saling berjabat tangan, saling menyediakan telinga untuk mendengarkan, dan saling memahami. Karena memahami itu indah. Ciptakan harmoni dan simfoni yang indah karena kita bersama..karena kita seharusnya bisa saling bersatu.