Langsung ke konten utama

Postingan

Piknik yuk ke Taman Kota di Bandung ..

Hei..hei..teman dunia mayaku. Berangkat dari agak bosannya rutinitas saat weekend tiba. Yang pada umumnya kaum urban di kota besar biasanya pasti menghabiskan sebagian besar waktunya dengan sederet schedule yang sudah disusun berminggu-minggu kebelakang. Yakni, kuliner dari satu cafe ke cafe lainnya, shopping mungkin buat yang gemar cari-cari barang baru, ataupun tuntutan kebutuhan sosialita lainnya. Kalau bahasa kerennya mah "ga asyik cuy klo weekend tuh gak kongkow atau meetup-meetup cantik" .  Kadang suka terpikir apakah dengan cara inikah kita menghabiskan waktu weekend kita. Setelah lima hari disibukkan dengan rutinitas pekerjaan kantor yang bejibun mungkin atau dipusingkan dengan target-target.  Nah, padahal  kita tuh gak usah membayar biaya mahal-mahal atau membuang waktu dengan bermacet-macet di jalan hanya untuk memanjakan hasrat yang harus dibayar atas jeri payah keras kita  selama senin sampai jumat itu. Saya punya sedikit warna baru nih buat...

Terimakasih Senin...

  Senin kembali menyapa. Dan saya pastikan bahwa sebagian besar dari kita ketika membuk pertama kali. Dan menyadari ini adalah Senin. Yang terlontar pertama kali adalah "aduh" diiringi dengan gestur yang enggan dan ogah terbangun dari kenyataan. Kenapa sih kita harus benci hari Senin? Apakah Senin dilahirkan untuk dibenci? Kasihan sekali ya dia hari "Senin" jika hanya untuk dibenci sebagian besar dari kita mahluk penghuni bumi ini. Dia si Senin tidak juga meminta dinamakam Senin. Heiii...guy's yuks saat kita pertama kali membuka mata di hari Senin. Cara apa sih yang harus dilakukan: 1. Ucapkan Alhamdulillah. Terimakasih kepada Tuhan Yang Maha Esa bahwa kita masih diberi kesempatan untuk hidup. Menikmati karunia dan anugrah yang Tuhan beri kepada kita. Salah satu nya adalah dengan raga yang masih sehat. Bisa bernapas dengan sempurna. Saya punya sedikit tips waktu bangun yang tepat saat dini hari ialah sebelum adzan berkumandang. Karena akan...

Soreku semanis es krim

Soreku semanis kamu es krim..iya kamuuu Bosan saat weekend tiba diam di rumah. Namun, ketika akan bepergian pun serada enggan pula dikarenakan jalanan yang macet. Berangkat dari kebiasaan saat weekend anteng dengan tontonan drama romantis korea. Serasa terinspirasi saat bosan dan jenuh melanda.   Yups...tidak ada salahnya kita mencoba mengadopsi kebiasaan dalam drama korea tersebut. Konon katanya "ada saatnya sesuatu yang manis itu dibutuhkan" untuk menambah suasana menjadi manis dan tambah menyenangkan. Nah, menurut berbagai penelitian dan hasil penelurusan singkat rasa penasaran saya di dunia maya. Bahwa diantaranya coklat dan es krim mampu memberi ketenangan dan rasa rileks. Ada kandungan theobromine yang bersifat vasolidator , yakni menyebabkan pelebaran pembuluh darah. Imbasnya, otot yang tegang menjadi rileks, dan jantung yang semula "lesu" pun menjadi giat dan aktif kembali. Kondisi ini membuat suasana hati menjadi riang. ...

Kerikil-kerikil cantik

    Pagi ini cukup teduh dengan suasana stasiun yang tidak cukup ramai seolah menambah kenyamanan lain kala menunggu kereta bagi kami para calon penumpang untuk diperbolehkan naik ke rangkaian gerbong. Sambil menunggu saya menghabiskan waktu dengan duduk di kursi tunggu dan mungkin sesekali mengedarkan pandangan kesana kemari berusaha menangkap objek yang menarik perhatian saya sekaligus tak jarang mengundang berbagai pertanyaan di benak hati.  Seperti pagi ini. Saya memandang bebas rel kereta yang menjulur panjang tanpa putus. Dari objek tersebut saya memperhatikan detail-detail yang ada pada lintasan rel kereta tersebut. Salah satu nya adalah batu kerikil, kayu, dan aneka baut-baut besi ukuran besar maupun kecil.  Sempat terpikir siapakah yang merancang lintasan kereta api? Kenapa harus ada batu-batu kerikil, kayu dan baut besi itu. Apa fungsinya? Yups..berangkat dari berbagai pertanyaan liar yang menggantung di kepala saya. Saya langsung saat itu juga...

Pancake Nutella topping pisang

  Heiii...guy's. Apa aktifitasmu saat weekend tiba. Mungkin kebanyakan kaum urban saat ini menghabiskan waktu di tempat-tempat yang menyuguhkan hedonitas tinggi. Tapi kali ini saya ingin menyuguhkan cara lain untuk asyik nikmatin weekend yang ramah di kantong, gak habisin waktu di jalan juga plus bonus nya adalah quality time bareng keluarga tersayang di rumah. Mari kita buat sedikit keributan yang ber impact kreatifitas. Apa itu ? Yupp...seperti yang baru saja saya lakukan dengan adik bungsu saya. Sebelumnya kami pergi ke supermarket terdekat untuk membeli bahan-bahannya. Setiba di rumah, dapur adalah ibarat mini laboratorium bagi kami. Apakah yang akan kami buat. Yuk langsung aja guy's.  Pancake pisang with nutella : 1. Tuangkan tepung pancake instant ke dalam wadah. 2. Campurkan 150 ml. 3. Masukkan telur 1 butir. 4. Aduk adonan hingga tercampur sempurna. 5. Diamkan 10 menit. 6. Sambil menunggu siapkan teflon/wajan. 7. Oleskan margarin sesua...

2D1N Rp. 450.000 start From Bandung Explore Surga Tersembunyi Gunung Kidul dan Magelang

Konon bumi ini milik mereka yang mau berhenti sejenak untuk melihat-lihat lalu meneruskan perjalanan. Saya, Shenny, Sona dan Eka hanya segelintir anak manusia yang ingin belajar dari arti sebuah perjalanan. Perjalanan yang memberikan warna dan kesan yang berbeda dan berguna bagi kami pribadi sebagai nahkoda dari sebuah perahu yang dinamakan kehidupan. Perjalanan ini sudah kami rencanakan dua minggu sebelum keberangkatan. Saya sebagai iniators bertanggung jawab penuh atas schedule , rasa aman, nyaman dan yang paling berat adalah menjaga ekspektasi teman-teman saya yang sudah begitu tinggi atas suguhan kejutan yang akan saya hadiahkan kepada mereka. Sebagai kejutan saya tidak memberitahu persis detail destinasi yang akan dikunjungi. Sebagai initiators, saya mulai melakukan booking tiket keberangkatan dan pulang, reservasi penginapan, informasi seputar destinasi-destinasi yang akan kami kunjungi dan booking sewa mobil beserta driver yang akan memandu dan membawa kami ke tujuan...

Punggung itu..

Aku mengenal punggung itu semenjak aku masih belum paham dunia  in Aku tidak asing dengan punggung itu. Semakin aku memandangi detailnya, semakin aku menyadari bahwa aku sangat mengenalnya. Bahkan ketika punggung itu masih belum terlalu membungkuk. Usia dan waktu telah memakan ketahanan punggung itu agar tetap tegak lurus. Aku tahu bukan itu saja yang membuatnya kian bungkuk. Ada banyak hal dan pekerjaan yang bahkan bisa dikategorikan untuk anak muda atau lebih muda dari usianya yang seharusnya mengerjakannya. Sejak dulu ia sudah terlatih dan akrab dengan pekerjaan berat yang membutuhkan kekuatan leher dan punggungnya untuk menahan berat beban yang tidak sedikit. Kehidupan ekonomi di desa yang damai nan asri cukup berkecukupan. Karena beliau bersama istri tercintanya dulu sangat bisa memaknai kesederhanaan menjadi suatu kemewahan yang patut untuk dinikmati dan disyukuri.  Setelah ditinggal istri setianya beberapa tahun yang lalu. Kini ia harus melew...